Tips Muncak Bagi Pemula

by - 11:22:00 PM

Haloo, kali ini saya mau ngeshare beberapa tips dan trik bagi para pemula yang ingin menikmati ciptaan Allah #aligalig, padahal saya juga pemula abal – abal, lol. Bagi para pemula nih, seperti saya, pasti penasaran apa aja sih barang – barang yang dibutuhkan? Harus ngapain? Kalau nanti ga kuat gimana? Apalagi kalau ga kuat nahan cobaan hidup gimana? #LAH, dan blablablah lainnya.

Berdasarkan pengalaman saya setelah muncak atau naik gunung #anjay, ada beberapa hal yang “wah harusnya sebelum muncak aku bawa ini, aku harus ini, aku ini itu dan lalala” nah ini semoga bermanfaat untuk para kalian yang ingin muncak, berkemah, atau naik gunung bagi para pemula. Saya muncak waktu di awal Januari di Gunung Prau, untuk cerita lengkapnya bisa dilihat disini > > Pengalaman Pertama Kali Naik Gunung 

Soooo, Berikut beberapa tips dan pengalaman muncak, berkemah, atau naik gunung ala Nurmalita #hazeek

1. Sebelum muncak, pastikan kamu sudah olahraga!
Nah ini penting banget parah! Kenapa sih olahraga sebelum muncak harus dilakukan? Yak karena nanti medan yang akan dilewatin adalah bebatuan, jalan yang landai dan terkadang curam, ngelewatin akar – akar pohon, dan perjalanan yang dilewatin untuk sampai pucak sekitar 3 jam (untuk naik Gunung Prau). Belum lagi kalau tanah atau batu yang kita lewatin licin. Kalau nggak terbiasa olah raga, bakal dipastikan kita bakal sering capek, nafasnya ga teratur, dan kakinya pegal padahal baru setengah jalan. Minimal olahraga yang dilakukan adalah lari – lari aja gitu.

2. Jangan lupa sandal gunung, sob!
Kenapa sih harus pake sandal gunung? Kalau ga punya gimana? Iya, dulu saya nyesel gara – gara ga beli sandal gunung, malah pake sepatu. Karena berdasarkan riset lapangan #manjiwww pengaruh sandal gunung mempengaruhi kegesitan seseorang dalam naik gunung. Teman saya pake sandal gunung lebih gesit dibanding saya yang hanya pake sepatu (padahal karena saya gendutan wkaka). Selain itu, kalau pake sepatu tuh licin, sob! Sumpee, beberapa kali saya hampir kepleset karena sepatunya licin kena tanah dan lumut. Begitu saya nyoba pake sandal gunung, behhh mantep banget deh kalo nginjak tanah. Tapi, jangan lupa kalo pake sandal gunung pake kaoskaki juga biar ga kedinginan.

3. Jangan lupa beberapa perlengkapan pribadi dan kelompok kalian

Nah ini nih juga penting. Yakali udah jauh dan capek naik gunung tapi disana ga bawa apa – apa? Kalau kenapa – napa gimana dong? Berikut beberapa perlengkapan pribadi dan kelompok yang saya inget,

Perlengkapan Pribadi
-          Baju, sweater, Jaket (langsung dipake)
-          Celana yg comfy
-          Jas hujan
-          Sandal gunung/sepatu
-          Air mineral 1,5 liter
-          Mie instan 2
-          Telur 2
-          Tas kresek
-          Senter (kalo bisa yg warna kuning biar kalo malam lebih kelihatan)
-          Sarung Tangan
-          Kaos kaki (kemarin pake 3 pun juga masih kedinginan)
-          Sendok

Perlengkapan Kelompok
-          Tenda
-          Matras
-          Kompor
-          Panci
-          Pisau/gunting
-          Korek/gas
-     Kamera (bila ingin mengabadikan melalui gambar)

Yak, kira kira seperti itu.

4. Wajib ijin orang tua atau saudara dekat


Restu Allah adalah restu orang tua. Kalau ini sih sifatnya wajib, kalau kata ibu saya. Bukannya apa – apa, agar orang tua tidak cemas anaknya posisi lagi dimana. Bila ada apa – apa, paling tidak orang tua tau lokasi kita berada.

5. Berdoa agar diberi kelancaran dan keselamatan oleh Yang Maha Kuasa


Ini lebih wajib sih! Buat apa udah prepare tapi kalau ujung – ujungnya kita ga diridhoi sama Allah untuk menikmati segala ciptaanNya? Makanya, bedoa agar diberi kelancaran dan keselamatan dari berangkat hingga pulang.

6. Saling bantu membantu sama teman
Siapa lagi sih yang bakal bantuin selain Tuhan dan teman – teman kita? Bila ingin dibantu, makanya ikut juga membantu. Membantu untuk membawakan minum, peralatan kelompok, dsb. Atau bila ada temanmu yang merasa lelah membawa barang bawaanya, bisa tukeran tas dengan tasmu. Bila ada teman yang kelelahan, berusahalah mengalah untuk istirahat.

7. Jangan ambil apapun kecuali gambarmu, jangan tinggalkan apapun selain jejakmu, jangan bunuh apapun kecuali waktumu
Bila sudah diatas, jangan lupa ingat pesan kalimat di atas. Jangan lupa abadikan momen disana melalui kamera yang dibawa dan jaga juga kelestarian hutan dengan tidak meninggalkan sampah disana. Bila ada sampah, ya diambil dan dibawa turun #pecintaalamwanabe

8. Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah
Sewaktu muncak, pasti adaaa aja yang kurang. Sifat manusia memang, tak pernah puas. Ga bisa lihat sunrise lah, hujan lah, apapun itu. Bila semua itu terjadi, syukuri bahwa kamu masih selamat, masih sehat, masih diberi umur, dan segalanya. Bila bisa lihat sunrise, syukuri apa yang telah dilakukan selama ini, syukuri untuk bisa melihat apa yang telah diciptakanNya. Karena semua yang terjadi adalah pembelajaran hidup bagi kita #hazeek

Nah sepertinya itu aja ya yang perlu dilakukan bagi para pemuncak pemula. Bila ada tambahan, tinggal bilang saja. Karena… da aing mah naon atuh yang sekalinya mau ke pos 1 aja udah mikir “tau gitu di rumah enak ya nonton tv duduk sante huhuhu”. Finally, semoga bermanfaat!

You May Also Like

2 komentar

Haloooo! Terimakasih udah menyempatkan waktu untuk membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar ya! :D