Psikojurnalistik bareng Kurniawan Gunadi, Azhar Nurun Ala, dan Dee!

by - 12:47:00 PM

Dari duluuu banget pengen bisa nonton talkshownya Kurniawan Gunadi dan Azhar Nurun Ala dalam satu panggung. Mungkin bagi para penikmat tumblr akan tau mereka ini siapa. Saya udah ngikutin tumblr mereka dari jaman kelas XI SMA, kira – kira dari tahun 2012. Heran dengan “apa sih yang ada di pikiran mereka?” hingga membacanya pun dapat dijadikan sebuah peringatan agar kita selalu jadi yang baik. Akhirnya pun saya dating ke acaranya anak Psikologi yaitu Psikojurnalistik di tahun 2015. Sebenernya ini memang super duper latepost, tapi saying kalau ngga di post, jadinya latepost gapapa kan ya.

Ada dua presepsi dari kedua individu yang berbeda. Saya kira apa yang telah mereka tulis merupakan hasil pengalaman mereka sendiri. Dan ternyata saya salah, Mas Gun bilang bahwa apa yang telah ditulis di dalam tumblr merupakan sebuah #notetomyself nya dia. Jadi bisa dibilang semacam reminder untuk dirinya sendiri. Coool! Padahal kebanyakan orang akan menuliskan kisah bila dia telah melewati atau mendengarkan pengalaman dari dirinya sendiri atau orang lain.
Berbeda dengan Kak Azhar yang ternyata punya kisah romantis, cinta diam – diam yang dia perjuangkan saat dia menginjak di bangku kuliah. Siapa sangka, ketidakmungkinan yang selalu ada di benak kita terjadi di kehidupan Kak Azhar. Dari yang mulai menyukai seorang senior, menciptakan buku pertama yang berisi sebagian sajak dari cinta dalam diamnya, dan menikahi senior tersebut di saat dia belum lulus kuliah. Salah satu kuncinya yaitu banyak berusaha, dan juga berdoa. Dan tanpa sadar pun senyum selalu mengembang ketika mendengar kedua penulis kondang mengutarakan jawaban yang ditanyakan oleh moderator, padahal saat itu teramat lapar.

Ditambah dengan penulis kondang yang lebih kondang yaitu Dee! Begitu cantik dan sangat ramah. Heran dengan penulis, bisa – bisanya memiliki imajinasi sebegitu liar hingga menciptakan sebuah cerita yang tidak pernah terfikirkan oleh para pembaca. Ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Dee, salah satunya ketika kita ingin membuat sebuah cerita. Paling tidak kita harus membuat semacam plot – plot cerita agar cerita yang kita buat menciptakan konflik yang tidak monoton.

Oh iya, untung saya ditemani oleh Hajar dan temannya. Pokoknya, super duper brainstorming! 









Sooooo blessed.

You May Also Like

0 komentar

Haloooo! Terimakasih udah menyempatkan waktu untuk membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar ya! :D