Don't give up

by - 7:50:00 PM

Bosan. Hingga akhirnya saya beranikan diri untuk menanyakan tanggapan mengenai tulisan-tulisan dan tampilan di dalam blog saya. Pendapat mereka beraneka ragam. Dan saya mendapatkan banyak masukan dan kritikan yang menyakitkan, namun sifatnya membangun. Mereka ingin saya menulis lebih baik lagi. How amazing they are...

Dari saran dan kritik mereka, akhirnya saya mulai mikir. Apa blog ini saya tutup aja ya? Pertanyaan itu selalu terngiang  tiap mendapat kritikan atau orang lain dapat menemukan blog saya. Jadi inget waktu dulu. Sering banget ngunci blog hanya karena orang lain tau alamat blog saya. Tindakan yang bodoh. Think again please. Dan saya fikir tindakan itu sangat kekanak-kanakan dan bersifat pengecut.

Itulah mengapa para penulis online yang sering saya baca segan untuk mengeksplore apa yang dia tulis dengan rangkaian seleksi kepada orang lain. Agar orang lain dapat memperbaiki presepsi dari si penulis. Dan memperbaiki presepsi si pembaca. Saling memperbaiki kekurangan satu sama lain. Bila penulis itu hanya diam, menyimpan semua pendapat dan idenya rapat-rapat. He/she doesn’t know what’s the mistakes. Dia selalu berputar dengan ego pendapatnya sendiri, tanpa ingin menambah pengetahuan-pengatahuan yang lain. Tergantung dari pribadi masing-masing orang sih. Dulu saya pernah berfikiran seperti itu, menyimpan apa yang saya tulis sehingga pengetahuan saya stuck disitu aja. Ngerasa lebih ke rasa ‘minder’ bahwa orang lain nggak patut baca tulisan menjijikan seperti itu. Padahal sebenernya tulisan saya masih buruk dan butuh banyak koreksi.

Berhubung ada rasa ‘nggak rela’ kalau blog ini akan ditutup, akhirnya saya banyak-banyak merenung, mikir, dan minta petunjuk Allah. Sebenernya, tujuan saya bikin blog apa sih? Dan kenapa saya meluangkan waktu untuk menulis? Kenapa saya termotivasi untuk banyak membaca diksi dan berusaha berpikir keras agar menghasilkan suatu bacaan yang menarik atas pilihan katanya? Dan apa dampak dari para pembaca setelah membaca apa yang saya tulis?

I got the point. Thanks Allah for give me friends like them. Certainly with people that always reminds me about You.

You May Also Like

0 komentar

Haloooo! Terimakasih udah menyempatkan waktu untuk membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar ya! :D