Pencari nafkah

by - 1:22:00 AM

Ada seorang anak kecil di Taman KB. Menurut saya, dia bakal mengganggu syuting kelompok saya pada hari itu. Dan ternyata benar, dia pengganggu. Iseng-iseng, temanku Rizal mulai bertanya

Rizal       : “Heh, omahmu neng ndi?” (Rumahmu ada dimana?)
Anak kecil itu jawab nggak karuan. Dari bahasanya, dia pasti bukan orang jawa. Dia bilang, “Ning Cirebon” (Di Cirebon)

Dalam hati, saya mikir, Cirebon? Dan nyampe Semarang? Ngapain sendirian disini?!
Anak kecil itu membuat kami penasaran untuk lebih menelusuri dia lebih dalam karena temanku Rizal melihat banyak sekali uang ribuan di dalam sakunya. Melalui percakapan yang panjang, dia adalah seorang anak kecil yang melakukan perjalanan dari Cirebon, menaiki kereta barang Purwodadi, dan entah kenapa dia bisa nyasar ke Semarang. Dia mempunyai keluarga di Cirebon juga, sebenernya saya juga nggak begitu mudeng apa yang dia jawab -_- mengenai uang ribuan yang banyak di sakunya, dia disuruh dan dituntut ibunya untuk mencari uang. Kalo nggak nyari uang, dia bakal dipukul. Kasihan banget anak seusia dia udah disiksa buat cari uang.....

Lalu, saya mulai iseng tanya lagi, “Kamu pengen sekolah nggak?”. Dan tatapannya memelas, kasihan banget.....dan dia mulai ngejawab, “Ya pengen punya temen banyak. Tapi kata ibuku, ngapain sekolah?! Mbuak-mbuak duit”. Haduh....gue harus nganggepin apa.... Щ(ºДºщ) trus lanjut lagi, “Sekolah itu enak, bisa bikin kamu tambah pinter”. Akhirnya Rizal juga nanggepin, “Yaudah, kalo nanti kamu punya uang banyak, pokoknya sekolah ya!”

Akhirnya kita pergi ke tempat yang lebih tentram dari gangguan anak kecil itu. Namanya Rizky, friendly, jahil, keren. Ya semoga kelak dia menjadi anak yang sukses di suatu saat nanti.

You May Also Like

0 komentar

Haloooo! Terimakasih udah menyempatkan waktu untuk membaca. Jangan lupa tinggalkan komentar ya! :D